Keterangan Surah Al Ahqaf

Keterangan Surah Al Ahqaf
Penjelasan :
[1385]. Ialah huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al Quran seperti: alif laam miim, alif laam raa, alif laam miim shaad dan sebagainya. Diantara ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena dipandang termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat, dan ada pula yang menafsirkannya. Golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian para pendengar supaya memperhatikan Al Quran itu, dan untuk mengisyaratkan bahwa Al Quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. Kalau mereka tidak percaya bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad s.a.w. semata-mata, maka cobalah mereka buat semacam Al Quran itu.
[1386]. Yang dimaksud dengan seorang saksi dari Bani Israil ialah Abdullah bin Salam. Ia menyatakan keimanannya kepada Nabi Muhammad s.a.w. setelah memperhatikan bahwa di antara isi Al Quran ada yang sesuai dengan Taurat, seperti ketauhidan, janji dan ancaman, kerasulan Muhammad s.a.w., adanya kehidupan akhirat dan sebagainya.
[1387]. Maksud ayat ini ialah bahwa orang-orang kafir itu mengejek orang-orang Islam dengan mengatakan: Kalau sekiranya Al Quran ini benar tentu kami lebih dahulu beriman kepadanya daripada mereka orang-orang miskin dan lemah itu seperti Bilal, ‘Ammar, Suhaib, Habbab radhiyallahu anhum dan sebagainya.
[1388]. Istiqamah ialah teguh pendirian dalam tauhid dan tetap beramal yang saleh.
[1389]. Yang dimaksud dengan negeri-negeri di sekitarmu ialah negeri-negeri yang berada di sekitar kota Mekah, seperti negeri-negeri Al Hijr, Sadum, Ma’rib dan lain-lain.
[1390]. Maksudnya: dosa-dosa terhadap Allah.

 

Pokok Bahasan :

Pokok isi kandungan dalam Surah Al Ahqaf diantaranya ialah tentang keimanan, hukum-hukum, kisah-kisah, dan lainnya seperti orang yang selalu mementingkan kenikmatan hidup duniawi saja pasti akan rugi di akhirat, orang yang beriman dan selalu beristiqamah kepada Allah dalam kehidupannya tidak mempunyai rasa khawatir terhadap mereka serta mereka tidak bersedih.

 

Sumber :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *