Cara Jitu Untuk Mengajarkan Anak Menabung

Cara Jitu untuk Mengajarkan Anak Menabung

Image Source – www.bobo.grid.id

Mengajarkan anak untuk bisa melakukan berbagai hal di dalam kehidupan mereka adalah salah satu kewajiban yang mesti dilakukan orang tua. Berbagai hal yang telah bisa dilakukan nantinya membuat anak-anak mampu untuk mengatur diri sendiri dan menjadi mandiri sejak awal.

Beberapa kegiatan akan sangat baik dilakukan sejak mereka masih kecil, termasuk perihal mengatur keuangan dan memperkenalkan berbagai hal di dalamnya kepada mereka.

Memperkenalkan uang kepada anak serta mengajarkannya bagaimana cara menggunakannya dan mengelolanya dengan baik adalah salah satu upaya orang tua dalam mendidik anak. Dengan cara ini, anak akan mengerti apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam mengelola keuangan. Anak akan lebih bijak dalam mengambil berbagai keputusan di dalam pengelolaan keuangan sehingga dapat mengelolanya dengan baik dan benar.

Salah satu hal yang wajib diajarkan orang tua kepada anak-anaknya adalah kegiatan menabung. Pengenalan menabung bertujuan agar anak-anak mengenal dan mengerti perihal kegiatan ini sejak awal. Agar anak mudah memahami kegiatan menabung ini, berikut ini adalah 15 cara jitu yang bisa orang tua ajarkan kepada anak.

 

1. Memperkenalkan Uang Sejak Dini kepada Anak

Menghitung adalah salah satu tahap penting yang akan dilakukan anak pada usia mereka yang masih terbilang kecil. Hal ini akan sangat menarik minat anak pada berbagai hal di sekitar mereka, termasuk pada berbagai hal mengenai uang. Saat-saat seperti itulah yang menjadi waktu yang tepat untuk mengajarkan mereka mengenai uang. Misalnya, mengajarkan anak mengenai nilai uang, bentuk uang, dan juga memberitahu mengenai fungsinya secara sederhana.

 

2. Kenalkan Fungsi Uang secara Bertahap

Hal ini bisa dilakukan seiring dengan bertambahnya usia anak. Pada masa tersebut, minat anak pada berbagai hal di sekitar juga akan semakin bertambah besar. Mulailah mengenalkan anak pada berbagai fungsi dan juga hal lainnya yang sederhana tentang uang kepada mereka. Berikan gambaran dan contoh yang mudah saat melakukan hal ini.

 

3. Berikan Pemahaman tentang Kebutuhan, Keinginan, dan Harapan

Dengan memiliki pengetahuan tentang perbedaan antara kebutuhan, keinginan, dan harapan tersebut, anak akan lebih bijak dan paham bagaimana dan untuk apa uang mereka seharusnya dipergunakan.

 

4. Kenalkan Anak pada Tujuan Keuangan

Pada awalnya, ini adalah upaya yang sangat sederhana. Anda sebagai orang tua mencoba untuk memberi pengertian kepada anak mengenai hal-hal yang bisa mereka dapatkan dengan sedikit kerja keras dalam menabung. Dengan tabungan tersebut, anak bisa mendapatkan berbagai barang yang diinginkan. Di samping itu, dengan memperkenalkan dan mengajarkan pentingnya tujuan keuangan tersebut, anak akan memiliki kemampuan dalam mengatur dan membelanjakan uangnya.

 

5. Kenalkan Perbedaan antara Menabung dan Belanja

Anak juga akan berminat pada berbagai hal jika mereka telah mengetahui dan memahaminya dengan baik, termasuk dalam kegiatan keuangan. Beritahu anak tentang keuntungan dan manfaat yang akan didapatkannya dengan menabung dan bagaimana uangnya akan segera habis setelah dibelanjakan semuanya. Hal ini akan membuat anak memiliki pertimbangan untuk menyimpan atau menabung seluruh uangnya sekaligus.

 

6. Beri Anak Jatah Uang Bulanan

Membiasakan anak dalam mengatur dan menyimpan uang sendiri adalah cara yang tepat untuk mengajarkan anak mandiri untuk urusan keuangan sejak dini. Hal ini bisa juga dilakukan dengan memberi anak jatah uang bulanan. Dengan jumlah uang yang cukup, anak akan belajar untuk mengatur dan menggunakannya dengan sebaik mungkin. Berikan juga penghargaan jika ternyata anak dapat menyisihkan uang bulanannya untuk ditabung.

 

7. Bawa Anak ke Bank dan Membuka Rekeningnya Sendiri di Sana

Ini bisa dilakukan apabila usia anak telah cukup. Atau setidaknya masuk sekolah. Ajak dan kenalkan anak pada tabungan sejak dini sehingga mereka memiliki minat untuk menabung dan membuka rekening sendiri di sana. Jika memungkinkan, kenalkan juga pada anak berbagai produk perbankan lainnya agar mereka lebih paham dan kenal berbagai fasilitas perbankan.

 

8. Ajarkan Kebiasaan Mencatat dalam Keuangan

Sangat penting untuk mengajarkan anak bagaimana cara mengelola keuangan dengan rapi dan teratur. Salah satunya dengan membuat catatan rutin mengenai uang yang keluar dan yang masuk. Ajarkan anak untuk biasa melakukan ini dengan disiplin sehingga mereka tahu ke mana saja dan untuk apa saja uang dibelanjakan.

 

9. Ajarkan Pengetahuan Keuangan dalam Setiap Kesempatan

Ini akan lebih mudah dilakukan bersamaan dengan praktik/tindakan. Salah satunya ketika Anda sedang berbelanja bersama anak. Berikan penjelasan kepada anak mengenai uang yang digunakan untuk kebutuhan tersebut. Dan bagaimana cara untuk membelanjakannya dengan baik dan tepat. Jika dibiasakan sejak awal, anak akan memiliki kemampuan untuk memilah dan menempatkan sejumlah kebutuhan yang sangat penting dan tidak penting di dalam kehidupannya. Hal ini akan menjadikan anak lebih paham dan bijak dalam membelanjakan uangnya pada masa yang akan datang.

 

10. Berikan Kesempatan untuk Memilih

Bukan hanya anak kecil saja, melainkan orang dewasa juga terkadang sulit dalam menentukan berbagai pilihan yang muncul dalam kehidupannya. Untuk itu, sangat penting bagi Anda untuk memberi kesempatan kepada anak dalam memilih dan mengambil keputusan yang tepat ketika mereka akan membeli sesuatu. Jangan pernah melarang atau menganjurkan anak untuk membeli semua yang diinginkannya sekaligus. Biarkan anak memilih dan membeli sesuatu yang dianggap paling penting dan sesuai dengan jumlah uang yang dimilikinya. Hal ini akan membuat anak paham dan bisa mengambil keputusan dengan baik dalam keuangannya nanti.

 

11. Ajarkan Anak untuk Pintar dalam Memilih Berbagai Produk

Ketika menonton televisi atau mendengarkan radio, sering kali berbagai iklan akan muncul di sana. Anda juga bisa memanfaatkan momen tersebut untuk mengajarkan anak apa saja yang kira-kira baik dan sesuai dengan kebutuhan. Kemudian menunjukkan mana iklan yang berlebihan dan sebenarnya tidak sesuai dengan kualitas produknya. Dengan hal ini, anak akan mampu untuk membedakan dan memilih berbagai hal dengan tepat dan bijak.

 

12. Beri Peringatan Akan Risiko Meminjam Uang

Tidak ada salahnya meminjamkan uang ketika anak kehabisan uang jajan. Namun, jangan lupa untuk mengingatkan anak bahwa itu bukanlah hal yang baik. Ini akan membuat anak disiplin dan berupaya untuk segera mengembalikannya tepat waktu.

 

 

 

13. Atur Jadwal Rutin Mempelajari Soal Keuangan

Jika anak telah mulai besar dan mengerti, ada baiknya Anda memiliki jadwal rutin untuk mengajarkannya tentang keuangan. Apakah itu penggunaannya atau berbagai hal lainnya. Kenalkan juga kepada anak mengenai berbagai fasilitas perbankan, seperti deposito, tabungan, atau berbagai pinjaman kredit lainnya yang Anda anggap perlu untuk anak ketahui.

 

14. Kenalkan Kartu Kredit kepada Anak

Dalam hal ini, bukan berarti anak akan diajarkan untuk menggunakannya, melainkan Anda hanya perlu mengajarkan anak soal fungsi dan berbagai kelebihan dalam kartu kredit. Ingatkan anak akan sistem kerja dan penagihan yang akan dilakukan bank. Dengan begitu, anak akan paham bahwa penggunaan kartu tersebut adalah utang sehingga mungkin tidak perlu memilikinya.

 

15. Lakukan dengan Cara yang Menyenangkan. 

Mengajarkan anak mengenai berbagai hal tentang menabung tentu bukan pekerjaan yang mudah untuk dilakukan. Anda perlu menemukan waktu yang tepat untuk memulai hal ini sejak dini, termasuk dengan menggunakan dan menunjukkan berbagai contoh nyata dan sederhana kepada anak. Lakukan kegiatan ini dengan cara menyenangkan agar anak paham dan bisa dengan mudah mengerti apa saja yang ingin Anda sampaikan kepada mereka.

 

Sumber :
www.cermati.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *