Stres Saat Hamil Berpengaruh Terhadap Perkembangan Motorik Anak

Stres Saat Hamil Berpengaruh Terhadap
Perkembangan Motorik Anak

Image Source : www.pondokibuhamil.blogspot.co.id

Menurut sebuah studi terbaru yang diterbitkan di Journal Child Development dijelaskan bahwa anak-anak yang terlahir dari ibu yang mengalami stress selama masa kehamilan akan berdampak serius terhadap perkembangan motorik anak. Anak-anak tersebut cenderung menjadi canggung dan kurang terkoordinasi selama masa remaja mereka.

Para peneliti di Universitas of Notre Dame di Australia mengamati data dari 2.900 wanita hamil. Saat memasuki usia kehamilan 18 minggu, mereka diminta untuk mengisi kuesioner tentang hal-hal yang membuat mereka stress selama masa kehamilan.

Sebagian besar menjawab mereka hal-hal tersebut berkaitan dengan masalah keuangan, kematian orang terdekat, perpisahan atau perceraian, masalah hubungan suami istri, masalah kehamilan, kehilangan pekerjaan, relokasi, dan lain-lain.

Tahap selanjutnya, anak-anak yang terlahir dari ibu hamil yang telah terdata sebelumnya diamati ketika mereka berusia 10, 14 dan 17 tahun.

Mereka diminta untuk menyelesaikan beberapa tes gerakan untuk menilai perkembangan motorik mereka secara keseluruhan dan terkoordinasi. Adapun tes tersebut bertujuan untuk mengukur kekuatan tangan, kemampuan untuk berdiri dengan satu kaki, sejauh mana mereka sanggup melompat, dan beberapa tes lainnya.

Hasilnya, anak-anak yang lahir dari ibu yang mengalami lebih dari dua masalah yang membuatnya stres selama kehamilan mendapatkan skor yang rendah dalam penilaian perkembangan motorik.

Dari temuan tersebut diketahui bahwa stres memiliki efek yang serius terhadap perkembangan janin, khususnya korteks serebelar yang sangat terkait dengan kontrol gerakan seperti koordinasi, ketepatan, serta waktu yang akurat dalam kegiatan motorik.

Penulis Senior Beth Hands, seorang profesor di Universitas of Notre Dame, menjelaskan temuan baru ini merupakan sebuah program yang bertujuan untuk mengurangi stres ibu selama masa kehamilan sebagai cara untuk meningkatkan kesehatan anak-anak di masa depan.

 

Sumber :
www.webkesehatan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *